Saturday, May 28, 2011

10 Bahaya Arak yang boleh menyebabkan kematian


http://imagecache.te3p.com/imgcache/170eccc138551d3893e1dd4530bba10f.jpg
http://www.ibtesama.com/vb/imgcache2/156637.gif
Abul Laits berkata: “Awaslah kau dari minum khamar kerana ia mengandungi sepuluh bahaya iaitu:
  • Peminumnya seperti orang gila dan menjadi tertawaan anak kecil dan tercela dikalangan orang-orang berakal Ibn Abud-Dunia berkata: “Saya melihat orang mabuk dijalan diBaghdad, ia sedang kencing lalu mengusapkan air kencing itu kemukanya sambil membaca: Allahummaj alni minattawwabin waj’alni minal mutathahhirin. Juga ada orang mabuk dan muntah-muntah ditengah jalan sehingga datang anjing menjilat mulut dan janggutnya dan ia berkata kepada anjing itu: “Ya sayyidi ya sayyidi, jangan mengotorkan saputangan.”
  • Memboros harta dan merosak akal. Sebagaimana kata Umar bin Alkhatthab kepada Rasulullah s.a.w.: “Ya Rasulullah, jelaskan pendapatmu mengenai khamar?” Jawab Rasulullah s.a.w.: “Sebab nyata menghabiskan harta dan merosak akal.”
  • Minum khamar menyebabkan permusuhan diantara kawan-kawan. Sebagaimana firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi): “Innama yuridus syaithanu an yuqi’a bainakumul adawata walbagh dhaa’a filkhamri walmaisir.” (Yang bermaksud): “Sesungguhnya tujuan syaitan akan membangkitkan permusuhan diantara kamu didalam khamar dan judi.”
  • Peminumnya terhalang dari dzikrullah dan sembahyang. Sebagaimana firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi): “Wa yashuddakum an dzikrillahi wa anis shalaati fahal antum muntahun.” (Yang bermaksud): “Dan juga menghalangi kamu dari dzikrullah dan sembahyang, apakah kamu tidak mahu menghentikan?” Ketika ayat ini turun maka Umar bin Alkhatthab berkata (Yang berbunyi): “Intahainaa ya Robbi.” (Yang bermaksud): “Kami hentikan ya Tuhan.”
  • Minum khamar itu mendorong untuk berzina, sebab kemungkinan ia menceraikan isterinya tanpa sedar
  • Ia pembuka dari segala kejahatan sebab jika mabuk. mudah berbuat segala maksiat
  • Mengganggu malaikat yang menjaganya kerana memasukkan kemajlis fasiq dan adanya bau busuk
  • Terkena hukum pukul dera lapan puluh kali dan bila tidak terpukul didunia maka di akhirat akan dipukul dengan pukulan dari enraka yang disaksikan oleh orang tua dan kawan-kawan
  • Ia telah menutup pintu langit sebab hasanatnya dan doa-doanya tidak terangkat kelangit selama empat puluh hari
  • Ia berspekulasi (membahayakan) terhadap dirinya sebab dikhawatirkan tercabut iman ketika matinya.
Ini semua siksa dunia sebelum siksa akhirat, maka tidak terhitung selain dariminuman hamim dan makanan zaqqum kerana itu seorang yang berakal jangan sampai memilih kesenangan yang sedikit sehingga membuang kelazatan yang besar dan abadi.

Bala Bencana Adalah Teguran Allah Secara Halus


Allah telah menurunkan berbagai musibah, ujian dan bala bencana yang menimpa manusia, adalah disebabkan perbuatan maksiat dan dosa mereka kepada Allah Swt dan RasulNya dalam menerima dakwah para Nabi dan Rasul-rasul Allah Swt. Selain itu mereka juga mendustakan ayat-ayat Allah, mengkufuri nikmat-nikmatNya dan menukarkan kenikmatan itu dengan kekufuran, serta para penguasa dan pembesar-pembesarnya menukar hukum Allah dengan hukum mengikut hawa nafsu mereka  dan kecenderungan masyarakat memilih serta mengikuti tradisi nenek moyang dengan ajaran sesatnya yang membelakangi dari hidayah dan Sunnah Rasulullah Saw. Al Qur’an menjelaskan, membenarkan perkara tersebut, Allah Swt berfirman:
“Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.”(QS. Al Qhashash, 28 : 59)
FirmanNya lagi:
“Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.”(QS. Hud : 117)
FirmanNya lagi:
“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nisaa : 147)
FirmanNya lagi:
“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”(QS. Al Isra, 17 : 16)
FirmanNya lagi:
“Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).” (QS. Al Isra, 17 : 58)
FirmanNya lagi:
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosamu.” (QS. As Syura, 42 : 30)
FirmanNya lagi:
“Dan Allah Telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; Karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (QS. An-Nahl, 16 : 112)
FirmanNya lagi:
“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Yaitu neraka Jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan Itulah seburuk-buruk tempat kediaman.” (QS. Ibrahim, 14 : 28-29)
FirmanNya lagi:
“Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan dimuka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat yang diderita oleh orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu lebih kuat dri merka,mereka telah mengolah bumi dan memakmurkannya lebih banyak dari apa yang mereka makmurkan.Dan telah datang kepada mereka Rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan dan bukti-bukti yang nyata.Maka Allah sekali-kali tidak berlaku dzalim kepada mereka ,tetapi merekalah yang berlaku dzalim terhadap dir mereka.Kemudian akibat orang-orang yang melakukan kedurhakaan dan kejahatan adalah azab siksa yang lebih buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-olok.” (QS. Rum, 30 : 9-10).
Dan firmanNya lagi:
“(ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: “Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya”. (Allah berfirman): “Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, Maka Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Kalau kamu melihat ketika Para Malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar”, (tentulah kamu akan merasa ngeri), demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya, (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi amat keras siksaan-Nya, (siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri [Allah tidak mencabut nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada sesuatu kaum, selama kaum itu tetap taat dan bersyukur kepada Allah.], dan sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui, (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya, maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim. Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.” (QS. Al An fal, 8 : 49-55)
Demikianlah diantara ayat-ayat Allah yang menerangkan sebab-sebab datangnya musibah dan bala bencana.
Rasulullah Saw juga menerangkan akan sebab-sebab musibah dalam haditsnya:
Berkata Ummu Salamah, istri Rasulullah Saw, aku mendengar Rasulullah Saw bersabda:
“Jika timbul maksiat pada ummatku, maka Allah akan menyebarkan azab-siksa kepada mereka.” Aku berkata : Wahai Rasulullah, apakah pada waktu itu tidak ada orang-orang shalih? Beliau menjawab: “ada!”. Aku berkata lagi: Apa yang akan Allah perbuat kepada mereka? Beliau menjawab: “Allah akan menimpakan kepada mereka azab sebagaimana yang ditimpakan kepada orang-orang yang berbuat maksiat, kemudian mereka akan mendapatkan keampunan dan keredhaan dari dari Rabbnya.”(HR. Imam Ahmad)
Lima Sebab Datangnya Azab dan Siksa Allah
Rasulullah Saw bersabda:
“Bagaimana kalian apabila terjadi lima perkara, dan aku berlindung kepada Allah mudah-mudahan lima perkara itu tidak terjadi pada kamu atau kamu tidak menjumpainya, iaitu,
Tidaklah perbuatan zina itu tampak pada suatu kaum, dikerjakan secara terang-terangan, melainkan tampak dalam mereka penyakit ta’un dan kelaparan yang tidak pernah dijumpai oleh nenek moyang dahulu.
Dan tidaklah kaum itu menahan zakat, melainkan mereka ditahan oleh Allah turunnya hujan dari langit, andai kata tidak ada binatang ternak tentu mereka tidak akan dihujani.
Dan tidaklah kaum itu mengurangi takaran dan timbangan, melainkan mereka disiksa oleh Allah dengan kesengsaraan bertahun-tahun dan sulitnya kebutuhan hidup dan nyelewengnya penguasa.
Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka itu menghukumi dengan selain kitab yang diturunkan oleh Allah, melainkan mereka akan dikuasai oleh musuh yang merampas sebagian kekuasaan mereka.
Dan tidaklah mereka itu menyia-nyiakan kitab Allah dan sunnah NabiNya, melainkan Allah menjadikan bahaya di antara mereka sendiri.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Lima Belas Perkara Mendatangkan Musibah & Bala Bencana
Dari Ali bin Abi Thalib Ra berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Apabila umatku telah melakukan lima belas perkara, maka halal baginya (layaklah) ditimpakan kepada mereka bencana.” Ditanyakan, apakah lima belas perkara itu wahai Rasulullah?
Rasulullah Saw bersabda: “Apabila…
Harta rampasan perang (maghnam) dianggap sebagai milik pribadi,
Amanah (barang amanah) dijadikan sebagai harta rampasan,
Zakat dianggap sebagai cukai (denda),
Suami menjadi budak istrinya (sampai dia),
Mendurhakai ibunya,
Mengutamakan sahabatnya (sampai dia),
Berbuat zalim kepada ayahnya,
Terjadi kebisingan (suara kuat) dan keributan di dalam masjid (yang bertentangan dengan syari’ah),
Orang-orang hina, rendah, dan bejat moralnya menjadi pemimpin umat (masyarakat),
Seseorang dihormati karena semata-mata takut dengan kejahatannya,
Minuman keras (khamar) tersebar merata dan menjadi kebiasaan,
Laki-laki telah memakai pakaian sutera,
Penyanyi dan penari wanita bermunculan dan dianjurkan,
Alat-alat musik merajalela dan menjadi kebanggaan atau kesukaan,
Generasi akhir umat ini mencela dan mencerca generasi pendahulunya;
Apabila telah berlaku perkara-perkara tersebut, maka tunggulah datangnya malapetaka berupa; taufan merah (kebakaran), tenggelamnya bumi dan apa yang diatasnya ke dalam bumi (gempa bumi dan tananh longsor), dan perubahan-perubahan atau penjelmaan-penjelmaan dari satu bentuk kepada bentuk yang lain.”(HR. Tirmidzi, 2136)
Itulah perkara-perkara yang menyebabkan suatu negeri mengalami kekacauan, kehancuran, kesempitan, kemelaratan, perseteruan, dan perpecahan satu sama lainnya, antara rakyat dengan rakyat dan rakyat dengan penguasa. Korupsi dan ketidakadilan merajalela, segala macam penyakit bermunculan menimpa manusia, yang benar-benar menyulitkan dan membinasakan kehidupan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Oleh sebab itulah, Rasulullah Saw berdoa agar sahabat-sahabatnya tidak menjumpai keadaan yang demikian dahsyat dan terpuruknya. Dari semua perkara yang menyebabkan datangnya siksa dan azab itu. Insya Allah akan berakhir jika manusia dan kaum Muslimin khususnya kembali kepada Allah dan Rasul Nya, berpegang teguh kepada Dinullah (Islam yang sebenar-benarnya, menurut Al Qur’an dan As Sunnah) mengikut petunjuk Rasulnya.
Sebagai penutup, renungkanlah firman Allah Swt berikut sebagai pengajaran kita semua:
”Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri Beriman dan Bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”(QS. Al A’raf, 7: 96)

20 Keramat Wali-Wali Allah Di Dunia


  1. Allah SWT sentiasa teringat dan memuji-muji nama mereka.
  2. Allah SWT sendiri mengucap Terima Kasih kepada mereka.
  3. Allah SWT sangat kasih dan cinta kepada mereka.
  4. Allah SWT sendiri menjadi wakil untuk mengurus dan mentadbir segala urusan mereka.
  5. Allah SWT menjamin rezeki mereka kemana mereka pergi maka di sana terdapat rezeki mereka.
  6. Allah SWT sendiri mengawal diri mereka dan menolak segala sesuatu yang datang menyakitinya.
  7. Allah SWT sendiri menjinak sesuatu yang baru yang datang menempuhinya.
  8. Tinggi hemah dan tidak rela dirinya dilumuri dengan kekotoran dunia.
  9. Berjiwa besar dan tidak rasa terhina walaupun melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh seorang bertaraf hamba.
  10. Kaya hati, jiwa dan hatinya jika sempit.Tidak terkejut jika Allah SWT menganugerahkan kekayaan kepadanya.Jiwanya juga tidak terasa susah jika Allah mendatangkan kepadanya kesusahan.
  11. Nur Hatinya bersinar-sinar sehingga dapat menyuluh kepada orang ramai dengan ilmunya,rahsianya dan hikmahnya.
  12. Hati mereka tetap lapang walaupun Allah SWT mengujinya dengan bala yang besar.
  13. Allah SWT  menganugerahkan keberkatan yang meliputu semua bidang termasuk  dalam pemakaian, percakapan, perbuatan, tubuh-badan dan lain0lain sehingga orang lain dapat berkat dari tempat tidurnya, pakaiannya, tempat pijaknya sehingga kawan-kawan yang bersahabat dengannya.
  14. Wajah mereka sentiasa hebat, sesiapa memandangnya akan merasa gerun dan akan memberi penghormatan kepadanya.
  15. Setiap langkahnya diberkati, jarak perjalanan yang jauh Allah SWT pendekkan sehingga tidak merasai kepenatan dalam setiap perjalanannya.
  16. Segala binatang buas akan menjadi jinak bila berhadapan dengannya, malah dia mampu mengarah binatang tersebut.
  17. Mereka mampu mengeluarkan khazanah simpanan Allah dibumi ini.Dengan Izin Allah SWT.
  18. Mereka menjadi tumpuan dan ikutan orang ramai, sehingga manusia sanggup menjadi khadam kepadanya demi mengharapkan keberkatan dari Allah SWT.
  19. Allah SWT mengqabulkan doa mereka, mereka tidak perlu bersumpah dan bernazar dengan nama Allah, Allah SWT telah menerima doa dan hajat mereka.
  20. Orang ramai sentiasa mengasihi mereka.

Friday, May 27, 2011

Kelebihan Memakai Serban


Riwayat Watsilah bin Al-Asyqa’, bahawasanya Rasulullah SAW bersabda: ”Bahawasanya Allah Ta’ala dan malaikatnya mensalawat, yakni memberi rahmat dan minta ampun mereka itu atas orang yang memakai serban pada hari Jumaat. Maka jika mendukacita akan dia oleh panas, maka tiada mengapa dengan membuang akan dia daripada kepala dahulu daripada sembahyang dan kemudian daripadanya, dan tetapi jangan dubuang kan dia pada waktu berjalan kepada Jumaat dan waktu sembahyang dan pada waktu khatib di atas mimbar dan pada waktu membaca khutbahnya, seperti yang tersebut dalam Ihya’.
Dan sabda Nabi SAW bermaksud: ”Serban itu mahkota orang Arab”.
Yakni serban itu nisbah bagi orang Arab menempati mahkota bagi raja-raja, kerana kebanyakan ada mereka itu dengan dusun, padahal kepada mereka itu terbuka dan serban pada mereka itu sedikit.
Dan sabda Nabi SAW bermaksud : “Pakailah serban oleh mu, maka sesungguhnya malaikat memakai serban mereka itu”.
Dan sabda Nabi SAW bermaksud : “Bahawasanya Allah Ta’ala dan malaikatNya menselawat, yakni memulia dan meminta ampun mereka itu atas orang yang memakai serban pada hari Jumaat”
Dan sunat bagi Imam memakai serban pada hari Jumaat dan sunat bagi Imam melebihi pada membaikkan kelakuannya dan perangainya pada hari Jumaat.
Dan sabda Nabi SAW bermaksud : ”Sembahyang dua rakaat dengan memakai serban itu terlebih baik daripada 70 rakaat dengan tiada serban”.
Kata Munawi : “Kerana sembahyang itu masuk Hadharat Al-Malik dan masuk kepada Hadharat (menghadap) raja-raja dengan tiada perhiasan itu menyalahi adab”.
Dan sabda Nabi SAW bermaksud : “Pakai serban olehmu, maka bahawasanya syaitan tiada memakai serban”.
Dan sabda Nabi SAW : “Serban itu alamat bagi malaikat, yakni pada perang Badar, maka lepaskan olehmu akan dia, yakni akan kuncinya pada pihak belakang kamu”.
Kata Aisyah Radhiyallahu’anha : Tiada aku lihat akan Rasulullah SAW cemar (kotor) tubuhnya sekali-kali, dan adalah Nabi SAW bersabda : Bahawasanya Allah SWT murkai akan cemar-cemar (kotor-kotor) dan kusut-kemusut. Dan sekurang-kurang barang yang datang warid pada kunci serban itu empat jari panjangnnya. Dan sebanyak-banyak barang yang datang warid sehasta panjangnya dan antara keduanya satu jengkal panjangnya seperti yang tersebut di dalam Tanbih Al-Akhbar.
Dan sabda Nabi SAW : Bertanda olehmu, yakni jadi olehmu bagi kamu tanda dengan memakai pakaian, maka bahawasanya malaikat beralamat mereka itu dengan memakai.
Kata Ibnu Hajar di dalam Tanbih Al-Akbar : “Dan sesungguhnya menyuruh akan kami Rasulullah SAW dengan memakai yang terlebih elok barang yang kami dapat. Dan bahawa kami memakai bau-bauan yang terlebih baik brang yang kami dapat. Dan bahawa kami memakai akan yang putih, bahkan pada hari raya di dahulukan yang terlebih elok yang lain daripada yang putih yang tiada elok. Maka sunat pada hari raya mendahulukan yang hijau atas yang putih atau yang mmpunyai warna. Maka bahawasanya yang hijau itu afdhal daripada segala warna kemudian daripada yang putih”



Monday, May 23, 2011

9 Sebab hati tidak tenang


http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcToRm6hnbL-i76EwtqTfFafnJZQj3HEO2pxoNMzJid9vVzVU0NdpA
SEBAB-SEBAB HATI TIDAK BAHAGIA IALAH KERANA ADANYA MAZMUMMAH DIDALAM HATI.
Antara mazmummah utama yang menghilangkan bahagia di
hati ialah :
1. Pemarah – paling mudah dikesan atau dilihat dan paling banyak di dalam diri manusia. Orang seperti ini jarang mendapat kawan dan hati tentunya tidak terang. (sape nak dekat kalau asyik nak marah ajer..bawak2lah senyum..tentu org tak takut nak dekat punyer..)
2. Pendendam – tersembunyi iaitu ibarat mengumpul lahar di dalam dada. Orang seperti ini sentiasa mencari-cari peluang untuk membalas dendam hatta secara yang kecil-kecil sekalipun seperti sakitkan hati atau tempelak orang yang didendami itu. Sebab itu
orang pendendam mudah kena sakit jantung. (ini kes dendam kesumat lahh nie..)
3. Hasad dengki - amalanya hangus akibat hasad dengkinya itu kerana ia memiliki sifat ketuhanan. (tak elok dengki mendengki nih..)
4. Bakhil - sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dll. dari dirinya. Contohnya sentiasa berdalih mengatakan ia tiada duit. (rezeki yang diberi oleh Allah elok dikongsi bersama..-derma)
** Allah lebih sayang orang yang fasiq tetapi pemurah tetapi
benci orang yang abid tetapi bakhil. Kerana walaupun fasiq, pemurahnya itu tetap memberi manfaat pada orang lain kerana
kadangkala rezeki itu Allah beri melalui makhluk.
5. Tamak – orang yang tidak puas dengan yang sedikit nescaya tidak akan puas dengan yang banyak kerana dunia ini ibarat meminum air laut…walau berapa banyak yg diminum tetap tak abis jugak…lagipun org tamak selalu rugi..
** Ingat ! yang dikatakan harta atau rezeki kita bila ia dipakai atau digunakan oleh kita. Selagi tidak diguna iaitu disimpan, itu belum boleh dikatakan rezeki kita. (mungkin ada hak orang lain di situ) Biarlah rezeki itu sedikit tetapi mendapat keberkatan iaitu dapat dimanfaatkan.
6. Tidak sabar - andainya perkara yang kecil pun tidak boleh bersabar apatah lagi hal-hal yang lebih besar. (oleh itu banyak2kanlah bersabar bila hadapi dugaan..cthnyer time keja banyak..tetap maintain vogue walau keja bertimbun atas meja..heh..heh..)
7. Ego - ibu segala mazmummah jadi ia membuatkan seseorang paling tidak tenang. Orang yang memiliki sifat ini pantang tercabar dari sudut zahir mahupun batin. (yg nie no komen)..pasal semua org ader egonya sendiri..cuma tinggi/rendah tahap keegoan tersebut…
8. Riak - terseksa sendiri kerana sentiasa tercari-cari peluang untuk dipuji. Sentiasa berlakun-lakun di depan orang. Jika ia dipuji, ia akan menambah amalnya tetapi jika dikeji, ia akan mengurangkan amalnya. –Allah marah kalau kita riak..takabbur dgn aper yg kita ada…
9. Cinta dunia - tidak dapat menderita, …dapat pun menderita kerana bila sudah dapat susah pula menjaganya. Berhartalah tidak mengapa tetapi kawal hati jangan diletakkan pada harta itu. – biler mati cuma bawa amalan dan doa anak yg soleh/solehah…
** Cinta dunia merupakan “neraka dunia” kerana dunia itu “panas” akibat ia merupakan barang buruan dan rebutan. Jadi letakkanlah akhirat itu di hati dan dunia itu di tangan supaya dunia itu senang dibahagi-bahagi dan akhirat dibawa mati.

Thursday, May 19, 2011

9 Website anti Islam yang wajib anda jauhi


http://peribadirasulullah.files.wordpress.com/2011/05/agendakristian1.jpg?w=259&h=265
http://peribadirasulullah.files.wordpress.com/2011/05/agendakristian2.jpg?w=194
Gambar di atas adalah diantara agenda mereka untuk memesongdan mengelirukan  aqidah umat Islam.
Assalamualaikum w.h.b.k.t, di sini ingin saya sebarkan laman-laman web anti Islam. Laman-laman web ini cuba untuk mempesongkan akidah umat Islam pada masa ini.
Laman-laman web ini banyak mempermainkan ajaran Islam yang sebenar serta memesongkan lagi ajaran Islam serta berjenaka dengan ayat al-Quran, diharap para muslimin dan muslimat sekalian dapat hindarkan dari singgah ke laman web ini. Semoga dengan penyebaran laman web ini dapat memberikan kebaikan kepada seluruh umat Islam.
Sebarkanlah kepada saudara-saudara Islam kita yang lain.

1. www.aol.com/suralikeit
2. www.alrisalah.org
3. www.goharshahi.com
4. www.answering-islam.org
5. www.aboutislam.com
6. www.allahassurance.com
7. www.islam.org.uk
8. www.alislam.org
9. www.thequran.com

BERKECIMPUNG DALAM BIDANG PERFILEMAN


Perusahaan menerbit filem dan kerjaya berlakon adalah halal dan kadang-kadang berubah menjadi sunat demi perkembangan dunia penyiaran pada hari ini.
Penerbitan dan dunia lakonan yang harus hendaklah memenuhi beberapa syarat, antaranya:
1. Filem dan lakonan tu mestilah bersih daripada pengaruh kegila-gilaan, fasik, atau yang menjejaskan aqeedah dan akhlaq serta syari'at Islam; apa jua filem dan lakonan yang mengajak masyarakat kepada dosa dan maksiat atau menjurus kepada kriminal atau keganasan dan kebatilan adalah haram.
2. Lakonan dan perfileman itu tidak boleh berlaku percampuran bebas keterlaluan dan persentuhan antara lelaki dan wanita serta pendedahan aurat wanita dan lelaki, ini untuk menjaga fitnah dan syuhbah.
3. Ia bertujuan kepentingan kesedaran kepada masyarakat (ada unsur pengajaran, iktibar dan keagamaan).
Jika ia memenuhi syarat-syarat minima itu, maka ia adalah harus dan halal.

Wednesday, May 18, 2011

Dosa dosa besar dalam islam


Mengikut imam Azzahabiyy dalam kitabnya "Al-Kabaair" beliau menghimpunkan jenis dosa-dosa besar sebanyak 70 perkara seperti berikut:

01- Belajar ilmu dan sembunyi pengetahuan
02- Bersaksi palsu
03- Berjudi
04- Bersumpah palsu dan bohong
05- Berbohong
06- Bergambar di baju (bila sembahyang)
07- Perempuan pelacur
08- Berbuat buruk terhadap yang lemah
09- Berdebat dan memusuhi
10- Bersifat dayus
11- Bercakap kasar dengan orang tua
12- Dusta nama Allah dan rasulnya
13- Derhaka pada suami
14- Derhaka pada hamba Allah, anggap baik dirinya
15- Hakim derhaka
16- Homosek (seagama/sejenis)
17- Mengurangi timbangan
18- Lari seorang hamba dari tuannya
19- Lelaki menyerupai wanita
20- Lari dari medan perang di jalan Allah
21- Membunuh manusia
22- Membunuh diri sendiri
23- Mengamalkan sihir
24- Meninggalkan sembahyang lima waktu
25- Meninggalkan sembahyang jumaat
26- Menderhaka kepada kedua ibu bapa
27- Memutuskan hubungan silaturrahim
28- Melakukan zina
29- Makan harta anak yatim secara tidak betul
30- Makan dari kekayaan haram
31- Memberi dan menerima rasuah
32- Melabuhkan pakaian kerana berlagak sombong
33- Makan riba
34- Minum arak
35- Mencuri
36- Merompak
37- Melakukan kezaliman
38- Melakukan pengkhianatan
39- Menyebut-nyebut pemberian
40- Mengingkari janji
41- Memfitnah
42- Mengutuk orang islam
43- Merasa aman dari kemurkaan Allah
44- Menipu harta rampasan
45- Melampaui batas
46- Menuduh zina terhadap orang baik
47- Memakai emas dan sutera (bagi lelaki)
48- Mempercayai nujum dan sihir
49- Menjadi bapa sanggup
50- Mencari kesalahan orang lain
51- Menganggu orang lain
52- Menganggu tetangga
53- Menyakiti dan memaki orang islam
54- Mengintip dan membuka rahsia orang
55- Mencaci sahabat Nabi
56- Mengurangi wasiat
57- Mengingkari takdir
58- Putus asa dari rahmat Allah
59- Penipuan dan kezaliman terhadap rakyat
60- Riak dan mempamerkan diri
61- Syirikkan Allah dengan sesuatu yang lain
62- Sombong serta angkuh
63- Sembelih untuk selain Allah
64- Tidak mengeluarkan zakat
65- Tidak berpuasa di bulan ramadhan
66- Tidak mengerjakan haji jikalau mampu
67- Tidak istinjak selepas kencing
68- Tidak mendengar cakap ibu bapa
69- Tipu daya
70- Wanita menyerupai lelaki